Minggu, 11 Desember 2011

pra uas ganjil

alhamdulillah uas udah beres. seneng, tapi khawatir juga takut takut ada uas ke 2. terus,, hasilnya gimana ya... mudah mudahan bagus, memuaskan.

Kamis, 01 Desember 2011

prestasi belajar

Banyak sekali faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pencapaian hasil belajar atau prestasi belajar. Orangtua pun perlu untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi proses belajar pada anak mereka, sehingga orangtua dapat mengenali penyebab dan pendukung anak dalam berprestasi. Berikut adalah faktor-faktor yang perlu diperhatikan menurut Djaali, H. dalam sebuah bukunya berjudul Psikologi Pendidikan pada tahun 2007, yaitu:

FAKTOR DARI DALAM DIRI

Kesehatan
Apabila kesehatan anak terganggu dengan sering sakit kepala, pilek, deman dan lain-lain, maka hal ini dapat membuat anak tidak bergairah untuk mau belajar. Secara psikologi, gangguan pikiran dan perasaan kecewa karena konflik juga dapat mempengaruhi proses belajar.

Intelegensi
Faktor intelegensi dan bakat besar sekali pengaruhnya terhadap kemampuan belajar anak. Menurut Gardner dalam teori Multiple Intellegence, intelegensi memiliki tujuh dimensi yang semiotonom, yaitu linguistik, musik, matematik logis, visual spesial, kinestetik fisik, sosial interpersonal dan intrapersonal.

Minat dan motivasi
Minat yang besar terhadap sesuatu terutama dalam belajar akan mengakibatkan proses belajar lebih mudah dilakukan. Motivasi merupakan dorongan agar anak mau melakukan sesuatu. Motivasi bisa berasal dari dalam diri anak ataupun dari luar lingkungan

Cara belajar
Perlu untuk diperhatikan bagaimana teknik belajar, bagaimana bentuk catatan buku, pengaturan waktu belajar, tempat serta fasilitas belajar.

FAKTOR DARI LINGKUNGAN

Keluarga
Situasi keluarga sangat berpengaruh pada keberhasilan anak. Pendidikan orangtua, status ekonomi, rumah, hubungan dengan orangtua dan saudara, bimbingan orangtua, dukungan orangtua, sangat mempengaruhi prestasi belajar anak.

Sekolah
Tempat, gedung sekolah, kualitas guru, perangkat kelas, relasi teman sekolah, rasio jumlah murid per kelas, juga mempengaruhi anak dalam proses belajar.

Masyarakat
Apabila masyarakat sekitar adalah masyarakat yang berpendidikan dan moral yang baik, terutama anak-anak mereka. Hal ini dapat sebagai pemicu anak untuk lebih giat belajar.

Lingkungan sekitar
Bangunan rumah, suasana sekitar, keadaan lalu lintas dan iklim juga dapat mempengaruhi pencapaian tujuan belajar.

Dari sekian banyak faktor yang harus diperhatikan, tentu tidak ada situasi 100% yang dapat dilakukan secara keseluruhan dan sempurna. Tetapi berusaha untuk memenuhinya sesempurna mungkin bukanlah faktor yang mustahil untuk dilakukan.

mencontek

Mencontek pada saat ujian bagi sebagian siswa merupakan kebiasaan. Coba saja tanyakan kepada guru yang pernah mengawas ujian. Apakah ada siswa yang bertindak aneh di kelas dan terindikasi mencontek? Kebiasaan buruk tersebut tidak boleh dibiarkan. Sesuai dengan salah satu bentuk pendidikan, kalau ada yang berbuat salah harus ditegur dan sampaikan bahwa itu salah sehingga tidak boleh dilakukan. Tindakan tegas diperlukan oleh guru untuk memperingatkan siswa yang mencontek agar siswa tidak lagi melakukan kebiasaan buruk tersebut. Ingat bahwa tegas bukan berarti galak atau berupa kekerasan. Tegas di sini bisa berupa tindakan yang konsisten atas suatu perbuatan, dalam hal ini mencontek, terhadap siapa pun tanpa pandang bulu. Agar siswa tidak mengulangi perbuatan buruk mencontek, bisa juga dengan memberikan sangsi yang membuat siswa tersebut kapok. Tidak perlu sangsi yang terlalu memberatkan, diantaranya bisa berupa pengurangan nilai atau sangsi akademis lainnya.

Banyak akibat buruk yang bisa ditimbulkan dari kebiasaan buruk mencontek. Akibat buruk tersebut diantaranya adalah menurunnya rasa percaya diri dan kreativitas siswa dalam jangka pendek atau jangka panjang. Siswa yang mempunyai kebiasaan mencontek akan selalu merasa tidak percaya dengan apa yang dirinya kerjakan. Dalam menyelesaikan soal ada perasaan tidak yakin sehingga selalu ingin melihat pekerjaan orang lain dan membandingkannya. Hal ini akan berakibat siswa tersebut tidak mau lagi menyelesaikan soal dan lebih memilih melihat pekerjaan orang lain kemudian menyalinnya. Lama-kelamaan tidak akan ada ide-ide orisinil yang keluar dari pemikiran dan tidak bisa berkreasi. Kita ketahui bersama betapa tidak berharganya produk sebagus apapun jika diketahui bahwa produk tersebut adalah hasil contekan. Misalnya dalam hal musik, rancangan busana, design, tulisan, dan sebagainya. Selain merugikan orang lain sebagai kreatornya, karya hasil contekan bisa dituntut secara hukum dan bisa menjadikan masalah.

Lalu bagaimana untuk membuat siswa tidak berpikir untuk mencontek? Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, salah satunya adalah dengan memberikan sangsi terhadap pencontek. Tapi langkah tersebut merupakan langkah yang berupa ‘pengobatan’. Alangkah baiknya mencegah siswa mencontek daripada ‘mengobati’ dari kebiasaan mencontek. Banyak upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah siswa mencontek ketika ujian. Diantaranya adalah dengan membuatkan siswa kelompok belajar, sehingga masalah yang siswa alami ketika belajar bisa diselesaikan bersama kelompoknya. Kelompok belajar selain tempat untuk berbagi materi pelajaran, bisa juga menjadi ajang untuk bersosialisasi dan bermain. Langkah pencegahan selanjutnya adalah dengan menanamkan iman dan taqwa pada siswa. Setelah tertanam pada diri siswa bahwa setiap tingkah laku kita selalu diawasi Allah, maka keinginan untuk mencontek akan sangat minimal. Upaya lainnya adalah jangan terlalu menuntut nilai-nilai pada setiap pembelajaran. Nilai memang penting untuk menentukan prestasi. Namun, pengembangan diri dan prestasi tidak hanya ditentukan oleh nilai raport. Selalu mengingatkan siswa bahwa kalau rajin belajar, nilai yang baik juga akan diraih.

senyuman

Ada yang disebut dengan senyuman sinis. Dengan memberikan senyuman ini, orang lain menjadi teriris hatinya. Ada pula senyum ketegaran. Inilah senyuman dari orang yang tegar dalam menerima ujian, baik itu berupa bencana alam maupun kepahitan hidup. Aneka senyuman lainnya adalah senyum ketabahan dari seorang hamba yang ikhlas menerima ujian dari Allah swt. Senyuman ini seperti suasana malam hening sambil bersujud dan berdo'a untuk mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa hingga membuat hati kita bergetar melihatnya. Ada lagi senyuman yang membuat orang yang melihatnya menjadi mabuk kepayang hingga terjerumus ke lembah maksiat. Inilah senyuman menggoda yang ditebar para lelaki dan wanita penggoda. Senyum sejenis ini tentu akan membawa bencana karena bisa menyebabkan orang melanggar larangan Allah SWT. Ada senyum ketulusan. Senyum ini membuat orang yang melihatnya ikut berbahagia. Senyum yang ini tidak dimiliki oleh orang-orang yang keji, sombong, angkuh, dan orang yang busuk hati. Senyum yang berangkat dari ketulusan hati adalah sedekah. dan pahala dari Allah akan mengalir kepada hamba-Nya yang murah senyum kepada sesama.

Manfaat Senyum diantaranya yaitu :

- Senyum membuat Anda lebih menarik. Orang yang banyak tersenyum memiliki daya tarik. Orang yang suka tersenyum membuat perasaan orang disekitarnya nyaman dan senang. Orang yang selalu merengut, cemburut, mengerutkan kening, dan menyeringai membuat orang-orang disekeliling tidak nyaman. Dipastikan orang yang banyak tersenyum memiliki banyak teman.

- Senyum mengubah perasaan. Jika Anda sedang sedih, cobalah tersenyum. Senyuman akan membuat perasaan menjadi lebih baik. Menurut penelitian, senyum bisa memperdayai tubuh sehingga perasaan berubah.

- Senyum menular. Ketikan seseorang tersenyum, ia akan membuat suasana menjadi lebih riang. Orang disekitar Anda pasti akan ikut tersenyum dan merasa lebih bahagia

- Senyum menghilangkan stres. Stres bisa terlihat di wajah. Senyuman bisa menghilangkan mimik lelah, bosan, dan sedih. Ketika anda stres,ambil waktu untuk tersenyum. Senyuman akan mengurangi stres dan membuat pikiran lebih jernih.

- Senyum meningkatkan imunitas. Senyum membuat sistem imun bekerja lebih baik. Fungsi imun tubuh bekerja maksimal saat seseorang merasa rileks. Menurut penelitian, flu dan batuk bisa hilang dengan senyum

- Senyum menurunkan tekanan darah. Tidak percaya? Coba Anda mencatat tekanan darah saat anda tidak tersenyum dan catat lagi tekanan darah saat anda tersenyum saat diperiksa. Tekanan darah saat Anda tersenyum pasti lebih rendah.

- Senyum melepas endorphin, pemati rasa alamiah, dan serotonin. Senyum ibarat obat alami. Senyum bisa menghasilkan endorphin, pemati rasa alamiah, dan serotonin. Ketiganya adalah hormon yg bisa mengendalikan rasa sakit.

- Senyum membuat awet muda. Senyuman menggerakkan byk otot . Akibatnya otot wajah terlatih sehingga anda tidak perlu melakukan face lift. Dijamin dengan byk tersenyum Anda akan terlihat lebih awet muda.

- Senyum membuat Anda kelihatan sukses. Orang yg tersenyum terlihat lebih percaya diri,terkenal, dan bisa diandalkan. Pasang senyum saat rapat atau bertemu dengan klien. Pasti kolega Anda akan melihat Anda lebih baik.

- Senyum membuat orang berpikir positif. Coba lakukan ini : pikirkan hal buruk sambil tersenyum. Pasti susah. Penyebabnya, ketika Anda tersenyum,tubuh mengirim sinyal "hidup adalah baik". Sehingga saar tersenyu,, tubuh menerimanya sebagai anugrah

sedekah

Sedekah yang Baik
Istilah sedekah mengacu pada pemberian yang bersifat sukarela dan sunat hukumnya. Kata sedekah seakar dengan kata al-sidqu yang berarti benar. Ini mengandung makna bahwa orang yang bersedekah telah melakukan cara yang benar dalam menggunakan harta. Meskipun demikian, sedekah bukan hanya dengan menggunakan harta. Sikap yang baik dan menyenangkan hati sesama manusia termasuk sedekah. Nabi Muhammad SAW bersabda, ''Senyum simpulmu kepada saudaramu ketika bertemu adalah sedekah.'' (HR Tirmidzi).

Islam menganjurkan pemeluknya banyak bersedekah karena hal itu tidak mendatangkan kerugian dan membuat orang jatuh miskin, tetapi memberikan manfaat positif dunia dan akhirat. Allah SWT akan mengganti yang disedekahkan dengan karunia lebih baik. Allah SWT berfirman, ''Katakanlah, 'Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Dan, barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.'' (QS 34: 39).

Melalui sedekah, Muslim akan semakin dekat kepada Allah. Ia akan dibalas Allah SWT dengan karunia berupa kenikmatan surga di akhirat kelak. Allah SWT berfirman, ''Dan di antara orang-orang Arab Badwi itu, ada orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan memandang apa yang dinafkahkannya (di jalan Allah) sebagai jalan mendekatkannya kepada Allah dan sebagai jalan untuk memperoleh doa Rasul. Ketahuilah, sesungguhnya nafkah itu adalah suatu jalan bagi mereka untuk mendekatkan diri (kepada Allah). Kelak Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya (surga-Nya). Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.'' (QS 9: 99). Agar sedekah bermanfaat di dunia dan akhirat kita perlu memperhatikan beberapa ketentuan.

Pertama, sesuatu yang disedekahkan merupakan yang terbaik dan disenangi bagi yang memberikan dan menerimanya. Allah SWT berfirman, ''Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan.'' (QS 76: 8). Kedua, sedekah dilakukan secara sukarela, ikhlas, dan tidak riya (pamer). Sedekah bertujuan menjalankan perintah Allah dan mengharapkan keridhoan-Nya. Allah berfirman, ''Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanya untuk mengharapkan keridhoan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula ucapan terima kasih.'' (QS 76: 9).

Ketiga, memberikan sedekah dengan wajar, tidak berlebih-lebihan dan tidak kikir. Firman Allah SWT, ''Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.'' (QS 25: 67). Keempat, pemberian sedekah tidak bertujuan mendapatkan balasan kembali, baik dengan jumlah sama atau lebih banyak dari yang disedekahkan. Allah berfirman, ''Dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.'' (QS 74: 6). Sedekah dengan karakteristik di atas perlu menjadi budaya Muslim sebagai wujud kesalehan, solidaritas sosial, dan bukti persaudaraan antara sesama kita. Apalagi saat ini banyak saudara-saudara kita yang miskin menunggu uluran tangan, bantuan, dan sedekah dari mereka yang mampu. Wallahu a'lam.

manfaat curhat

Dengan curhat, kita bisa memperoleh beberapa manfaat, diantaranya :

Curhat membuat hati terasa tentram. Setelah curhat, perasaan kita akan terasa berbeda. Hati yang terasa berat dan lelah akan menjadi ringan dan lega setelah kita curhat. Rata-rata hasilnya akan seperti itu.
Curhat membantu untuk menyelesaikan masalah. Setelah curhat, kita bisa mendapatkan solusi yang diberikan oleh teman kepada kita atas masalah yang sedang kita alami. Setidaknya masukan dari teman dapat kita pertimbangkan dalam hal menyelesaikan masalah. Tetapi bukan berarti setelah curhat masalah kita akan selesai. Maksudnya setelah kita menerima beberapa masukan dari orang lain, kita bisa memilah dengan baik dan mempertimbangkan cara yang diberikan oleh teman untuk membantu menyelesaikan masalah.
Curhat membuat kita lebih dekat. Sebuah curahan hati bisa membuat kita lebih merasa dekat dengan orang lain.
Curhat membuat kita mengerti kondisi seseorang. Dengan curhat, kita bisa mengetahui bagaimana kondisi yang sedang sahabat alami. Kita akan bisa mengerti dia dengan lebih baik.

Sedikitnya itu adalah beberapa manfaat dari curhat. Tapi jangan asal curhat, karena curhat pada tempat yang salah dapat menimbulkan masalah baru bagi kita. Jadi, pandai-pandailah Anda berteman.

tipe tipe belajar

Tipe Belajar Visual
Bagi siswa yang bertipe belajar visual, yang mememgang peranan penting adalah mata / penglihatan visual ), dalam hal ini metode pengajaran yang digunakan guru sebaiknya lebih banyak / ititikberatkan pada peragaan / media, ajak mereka ke obyek-obyek yang berkaitan dengan pelajaran ersebut, atau dengan cara menunjukkan alat peraganya langsung pada siswa atau menggambarkannya di papan tulis.

Ciri-ciri Tipe Belajar Visual :

Bicara agak cepat
Mementingkan penampilan dalam berpakaian/presentasi
Tidak mudah terganggu oleh keributan
Mengingat yang dilihat, dari pada yang didengar
Lebih suka membaca dari pada dibacakan
Pembaca cepat dan tekun
Seringkali mengetahui apa yang harus dikatakan, tapi tidak pandai memilih kata-kata
Lebih suka melakukan demonstrasi daripada pidato
Lebih suka musik dari pada seni
Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis, dan seringkali minta bantuan orang untuk mengulanginya
Mengingat dengan Asosiasi Visual


Tipe Belajar Auditif
Siswa yang bertipe auditif mengandalkan kesuksesan belajarnya melalui telinga ( alat pendengarannya ), untuk itu maka guru sebaiknya harus memperhatikan siswanya hingga ke alat pendengarannya. Karena akan sia-sialah guru yang menerangkan kepada siswa tuli, walaupun guru tersebut menerangkan dengan lantang , jelas dan dengan intonasi yang tepat.

Ciri-ciri Tipe Belajar Auditif :

Saat bekerja suka bicaa kepada diri sendiri
Penampilan rapi
Mudah terganggu oleh keributan
Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan dari pada yang dilihat
Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca
Biasanya ia pembicara yang fasih
Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya
Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik
Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan Visual, seperti memotong bagian-bagian hingga sesuai satu sama lain
Berbicara dalam irama yang terpola
Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, berirama dan warna suara


Tipe Belajar Kinestetik
Siswa yang bertipe belajar ini belajarnya melalui gerak dan sentuhan.

Ciri-ciri Tipe Belajar Kinestetik :

Berbicara perlahan
Penampilan rapi
Tidak terlalu mudah terganggu dengan situasi keributan
Belajar melalui memanipulasi dan praktek
Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
Menggunakan jari sebagai petunjuk ketika membaca
Merasa kesulitan untuk menulis tetapi hebat dalam bercerita
Menyukai buku-buku dan mereka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca
Menyukai permainan yang menyibukkan
Tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka memang pernah berada di tempat itu
Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka Menggunakan kata-kata yang mengandung aksi


Tipe Belajar Taktil
Taktil artinya rabaan atau sentuhan. Siswa yang seperti ini penyerapan hasil pendidikannya melaui alat peraba yaitu tangan atau kulit.
Contoh : mengatur ruang ibadah, menentukan buah-buahan yang rusak (busuk)

Tipe Belajar Olfaktoris
Keberhasilan siswa yang bertipe olfaktoris , tergantung pada alat indra pencium, tipe siswa ini akan sangat cepat menyesuaikan dirinya dengan suasana bau lingkungan. Siswa tipe ini akan cocok bila bekerja di : laboratorium

Tipe Belajar Gustative
Siswa yang bertipe gustative ( kemampuan mencicipi ) adalah mereka yang mencirikan belajarnya lebih mengandalkan kecapan lidah. Mereka akan lebih cepat memahami apa yang dipelajarinya melalui indra kecapnya.

Tipe Belajar Kombinatif
Siswa bertipe kombinatif adalah siswa yang dapat dan mampu mengikuti pelajaran dengan menggunakan lebih dari satu alat indra.Ia dapat menerima pelajaran dangan mata dan telinga sekaligus ketika belajar. Karena banyak ragam tipe belajar siswa, maka kita sebagai pendidik hendaknya mengenali betul anak didik kita dan hendaknya pendidik memiliki berbagai metode mengajar, agar siswa dapat menerima atau mengerti apa yang disampaikan oleh gurunya dengan seefektif dan seefisien mungkin.


Catatan Penting!

Adakalanya siswa terlihat bosan mengikuti pembelajaran dikelas. Kenapa demikian? Salah satunya disebabkan ketidakselarasan antara metode pengajaran dengan tipe belajar yang dimiliki siswa.
Kemajemukan tipe belajar siswa bukan berarti guru harus menggunakan beraneka macam metode mengajar dalam satu kali tatap muka. Cukup satu atau dua namun bervariasi sesuai dengan materi pelajaran yang diberikan.
Keberhasilan belajar tidak dapat dinilai hanya pada hasil belajar, melainkan juga proses belajar yang menyertainya. Ini sekaligus mendidik agar siswa tidak terkontaminasi mindset serba instan.

belajar secara otodidak

Otodidak merupakan proses belajar secara mandiri, dengan mencoba-coba, mengutak-atik hal yang dipelajari itu. Otodidak dibantu dengan adanya keterangan-keterangan dari sumber-sumber. Otodidak juga perlu pokok-pokok untuk menopangnya.


Pertama, yaitu, kenalilah metode anda belajar, mungkin anda lebih suka teori, lebih suka tutorial, atau mungkin lebih suka mengikuti teorinya, baru tutorialnya. Mungkin juga anda lebih suka langsung praktek dengan mengikuti teori-teori yang ada. Mengenali metode belajar ini sangat penting, karena anda akan lebih mudah dalam memahaminya.


Kedua, kenalilah dahulu poin-poin yang tidak terlalu spesifik, atau boleh dibilang tekhnik dasarnya.

Ketiga, moderenisasi tentunya menghemat cara anda mereview suatu masalah, misalnya anda tidak mengerti akan suatu istilah, misal istilah ekstemporan, kita tinggal cari di Search Engine, tidak perlu banyak bertanya, dan mungkin anda akan menemukan hal-hal yang lebih terperinci. Juga banyak situs-situs review, seperti Shvoong.


Keempat, bergabunglah dengan suatu kelompok, ini bisa membantu anda melalui sharing bersama. Dengan ini bukan hanya anda saja yang mendapat hal baru, tetapi, juga untuk orang lain.

Kelima, belajarlah dengan suasana atau situasi yang mendukung. Karena ini akan sangat membantu anda dalam memahami suatu pembahasan.

Secara pemahaman menurut saya, sebenarnya otodidak akan lebih menyisakan hal belajar yang akan sulit dilupakan oleh otak.

Sumber : http://salimspersonalblog.blogspot.com/2011/11/belajar-dengan-cara-otodidak.html#ixzz1fGz8Yty7

jangan putus asa berdo'a

Doa hendaklah dibaca dengan perasaan penuh rendah diri di hadapan Allah SWT.

SABAN hari umat Islam di seluruh pelosok dunia memanjatkan doa kepada Allah SWT dengan harapan segala permohonan diperkenankan-Nya. Namun tidak semua doa daripada seseorang insan itu termakbul. Lantaran itu, sesetengah pihak tertanya-tanya kenapa doanya itu tidak berhasil sedangkan Allah telah berfirman:

Berdoalah kamu kepada-Ku nescaya Aku perkenankan doa permohonan kamu. (Ghaafir: 60)

Disebabkan perasaan kecewa kerana tanggapan bahawa permohonannya itu seakan-akan tidak dimakbulkan, maka timbul perasaan putus asa. Sehingga ada yang meninggalkan amalan berdoa yang sebenarnya merupakan salah satu ibadah yang dimuliakan Allah. Nabi SAW bersabda:

“Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah dibanding doa”. (Riwayat Tirmidzi)

Hakikatnya, Allah SWT adalah Tuhan yang Maha Adil dan Dia sentiasa mengotakan janji-janji-Nya. Namun hamba-hamba-Nya adakalanya gagal untuk memahami hikmah di sebalik segala keputusan Allah. Kita merasakan apa yang dipinta daripada-Nya itu merupakan yang terbaik untuk diri kita sedangkan Allah lebih mengetahui segala-galanya dan setiap keputusan-Nya itu memiliki hikmah yang adakalanya tidak disedari oleh seseorang insan.

Ada ketikanya apabila Allah tidak memperkenankan sesuatu permintaan hamba-Nya disebabkan kerana Allah ingin memberikan sesuatu yang lebih baik dari apa yang dipinta.

Nabi SAW bersabda: “Tidaklah seorang Muslim berdoa kepada Allah dengan sebuah doa yang tidak berisi dosa dan permintaan untuk memutuskan silaturahim melainkan Allah akan mengurniakan kepadanya salah satu dari tiga perkara: Allah akan segera memakbulkan doanya atau Allah akan menyimpan doanya sebagai pahala di akhirat atau Allah akan menghindarkan dirinya dari keburukan semisalnya. Mereka berkata: Kalau begitu kami harus memperbanyakan berdoa. Nabi bersabda: Apa yang Allah kurniakan kepada kalian lebih banyak dari yang kalian minta”. (Riwayat Imam Ahmad)

Begitulah resam seorang insan yang selalu lupa tentang apa yang telah dikurniakan Allah yang hakikatnya lebih banyak berbanding permintaannya yang dianggapnya tidak dimakbulkan itu. Malah menerusi hadis di atas dapat kita fahami bahawa ada waktunya Allah menggantikan apa yang dipinta oleh hamba-hamba-Nya itu dengan menghindarkan diri mereka dari ditimpa kemalangan ataupun apa-apa jua bentuk musibah.

Ada ketikanya Allah menangguhkan untuk memperkenankan sesuatu permintaan dan dikurniakan sebagai ganti berupa ganjaran pahala di akhirat yang tentu sekali akan lebih memberi manfaat yang besar kepada hamba-hamba-Nya.

Insan tetap insan yang sebagaimana telah kita semua sedia maklum terbelenggu dengan pelbagai kelemahan. Kenapa tatkala merasakan Allah seperti tidak memperkenankan doa-doanya, seseorang insan itu tidak terlebih dahulu melihat kekurangan yang ada pada dirinya sendiri.

Bagaimana mungkin Allah ingin menjawab permintaannya itu sekiranya seseorang itu sentiasa bergelumang dengan perbuatan maksiat serta meninggalkan segala kewajipan yang telah diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Sabda Rasulullah SAW:

“Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, kamu harus mengerjakan segala yang baik (makruf) dan meninggalkan segala yang keji (mungkar), atau jika tidak Allah pasti akan menurunkan seksa ke atas kalian, nanti bila kalian berdoa tidak akan dimakbulkan”. (Riwayat Tirmidzi)

Tidak dapat dinafikan kelalaian seseorang dalam menurut perintah Allah dan juga tewasnya seseorang dengan godaan hawa nafsu merupakan penyebab utama terhalangnya kurniaan kebaikan (seperti mudah termakbulnya doa) daripada Allah terhadap hamba-hamba-Nya. Firman-Nya:

Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada sesuatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki untuk menimpakan kepada sesuatu kaum bala bencana (disebabkan kesalahan mereka sendiri), maka tiada sesiapapun yang dapat menolak atau menahan apa yang ditetapkan-Nya itu, dan tidak ada sesiapapun yang dapat menolong dan melindungi mereka selain daripada-Nya. (al-Ra’du: 11)

Mana mungkin Allah SWT akan memperkenankan sesuatu permohonan jika hamba-hamba-Nya tidak mempedulikan perkara halal dan haram dari segi sumber rezeki, pemakanan dan pakaian-pakaiannya dalam kehidupan seharian. Firman Allah:

Wahai Rasul-rasul, makanlah dari benda-benda yang baik lagi halal dan kerjakanlah amal-amal soleh; sesungguhnya Aku Maha Mengetahui akan apa yang kamu kerjakan. (al-Mukminun: 51).

Dan Dia berfirman:

Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari benda-benda yang baik (yang halal) yang telah Kami berikan kepada kamu, dan bersyukurlah kepada Allah, jika betul kamu hanya beribadat kepadanya. (al-Baqarah:172).

Kemudian Baginda menyebutkan tentang seseorang yang sedang dalam perjalanan panjang, rambutnya kusut dan berdebu. Dia berdoa sambil menadahkan tangannya ke langit, dia berucap: Ya Rabbi, Ya Rabbi, sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan dia dikenyangkan dengan makanan yang haram, lalu bagaimana mungkin doanya dimakbulkan. (Riwayat Imam Muslim)

Sikap terburu-buru sesetengah insan dalam meminta doanya agar dimakbulkan segera sehinggakan wujud perasaan putus asa apabila permintaan tersebut tidak tercapai merupakan antara faktor yang menyebabkan terhalangnya doa itu diterima oleh Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda: Akan dimakbulkan doa salah seorang di antara kamu selagi dia tidak terburu-buru lalu dia mengatakan: Aku sudah berdoa namun tidak dimakbulkan bagiku. (Riwayat Imam al-Bukhari)

Sewajarnya setiap insan tidak putus harapan dalam berdoa dan tetap memperbanyakkan amalan berdoa. Keyakinan bahawa Allah SWT akan memperkenankan doa hamba-hamba-Nya juga merupakan faktor yang dapat mempermudahkan termakbulnya doa.

Sekiranya doa itu diyakini sebagai ibadah maka hendaklah kita menghadapkan doa itu ikhlas hanya kepada Allah SWT tanpa sebarang perantaraan yang bertentangan dengan syarak dan tatacara berdoa itu juga hendaklah bersesuaian dengan sunah Rasulullah agar ia diterima oleh Allah SWT. Doa itu hendaklah dibaca dengan perasaan penuh rendah diri di hadapan Allah dan dengan suara yang perlahan. Firman-Nya:

Berdoalah kepada Tuhan kamu dengan merendah diri dan (dengan suara) perlahan-lahan. Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang melampaui batas. (al-A’raaf: 55)

Justeru, hendaklah setiap insan melazimkan diri mereka dengan berdoa. Pada masa yang sama hendaklah setiap insan itu juga berusaha untuk memperbaiki kekurangan diri dalam menurut segala perintah Allah SWT dan meninggalkan larangan-Nya agar ia dapat memudahkan termakbulnya doa.

PR

Pekerjaan rumah (PR) dapat menjadikan interaksi yang cukup intensif antara orang tua dengan anak ataupun guru dengan murid. PR yang diberikan untuk murid bermanfaat untuk anak belajar mempunyai rasa tanggung jawab terhadap suatu pekerjaan. Namun banyak kendala yang sering dialami para orang tua dan guru dalam mengatasi anak yang tidak mau atau malas mengerjakan pekerjaan rumah. Kebanyakan anak lebih memilih bermain sepulang dari sekolah atau menonton televisi. Berikut ini adalah tips bagaimana membantu anak agar atas kesadaran sendiri mengerjakan PR:

1. Mengatur waktu belajar yang tepat
Temukan waktu yang tepat agar anak menyelesaikan tugasnya dengan baik. Setelah anak pulang sekolah usahakan agar mereka istirahat dahulu, karena mereka terlalu lelah untuk langsung mengerjakan PR setelah seharian beraktifitas. Setelah beristirahat barulah mengerjakan PR.

2. Mengutamakan tugas yang paling penting
Tanamkan pada anak untuk segera mengerjakan tugasnya sebagai prioritas yang paling penting. Hal ini dapat menanamkan disiplin dan tanggung jawab anak.

3. Buat jadwal aktifitas belajar secara harian
Buatlah jadwal aktifitas belajar secara harian. Lalu tempel pada tempat yang mudah terlihat. Misalnya pada meja belajar anak atau lemari es.

4. Pilih tempat belajar yang tepat
Tempat belajar yang tepat adalah tempat yang tenang dan banyak cahaya. Jauhkan dari televisi dan mainan anak.

5. Beri contoh yang baik
Ketika anak mengerjakan PR, orang tua hendaknya juga melibatkan diri dengan ikut membaca, menulis atau turut menyelesaikan soal-soal dalam games pendidikan (educational games) seperti di Dunia Belajar.

membaca

Kecepatan membaca

Setiap jenis bacaan memiliki kecepatan yang berbeda. Misalnya, sebuah novel yang menarik membutuhkan waktu yang lebih cepat ketimbang teks biologi.

Buku diktat juga berbeda dalam bagaimana bagusnya gaya penulisannya, dan sebagai akibatnya ada beberapa yang mustahil untuk dibaca secara cepat.

Setiap semester, ukurlah waktu yang kamu perlukan untuk membaca satu bab dari setiap buku diktatmu. Lihat berapa halaman yang dapat kamu baca dalam waktu satu jam. Setelah kamu mendapatkan hitungan akurat atas kecepatan membacamu, kamu dapat merencanakan dengan baik waktu membaca dan belajar.
Pemahaman

Mula-mula bacalah satu bab dengan cepat. Identifikasikan bagian-bagian di mana pengarang menjelaskan suatu topik paling banyak. Bila terdapat banyak diagram untuk suatu konsep, maka konsep itu pastilah penting. Bila kamu benar-benar dikejar oleh waktu, lewati bagian di mana pengarang paling sedikit menjelaskannya.

Bacalah kalimat pertama setiap paragraf lebih hati-hati daripada kalimat-kalimat berikutnya pada paragraf yang sama.

Catatlah subjudul dan kalimat pertama setiap paragraf sebelum kamu membaca bab itu sendiri. Kemudian tutup bukumu dan tanyalah dirimu apa yang kamu tahu dan tidak tahu tentang subyek tersebut sebelum mulai membaca.

Fokus pada kata benda dan subyek pada setiap kalimat. Carilah kombinasi kata benda-kata kerja, dan fokuskan belajarmu padanya.

Misalnya pada kutipan wacana berikut:

Pengkondisian klasik adalah pembelajaran yang terjadi ketika kita menghubungkan dua stimuli dalam suatu lingkungan. Satu dari stimuli ini memicu respon refleksif. Stimulus kedua secara alami bersifat netral terhadap respon tersebut, tetapi setelah yang kedua ini dipasangkan dengan yang pertama, ia akan memicu responnya sendiri.

Daripada membaca setiap kata, kamu mungkin dapat meringkasnya seperti ini:

Pengkondisian klasik = pembelajaran = menghubungkan dua stimuli.
Stimulus pertama = memicu respon
Stimulus kedua = netral alamiah, tetapi berpasangan dengan stimulus pertama --> memicu respon

Daripada membaca dan membaca ulang suatu wacana, cobalah membuat catatan seperti di atas sehingga kamu hanya mencatat bagian-bagian yang penting saja. Sekali kamu membuat catatan-catatan semacam ini, kamu tidak perlu menguatirkan sisa wacananya.

definisi rajin

Indonesian to English
diligent
powered by: google translate
Indonesian to Indonesian
adjective
1. 1 suka bekerja (belajar dsb); getol; sungguh-sungguh bekerja; selalu berusaha giat: -- lah belajar supaya naik kelas; 2 kerapkali; terus-menerus: ia -- ke masjid;
me·ra·jin·kan v membuat (mengusahakan supaya) rajin: untuk ~ anak-anak dl bekerja, Ibu guru sering mengadakan perlombaan yg berhadiah;
~ diri mengusahakan benar-benar, mengusahakan diri sendiri agar rajin;
pe·ra·jin n 1 orang yg bersifat rajin: para ~ itu bekerja keras meningkatkan hasil kerjanya; 2 sesuatu yg mendorong untuk menjadi rajin: perusahaan memberikan hadiah lebaran satu bulan gaji sbg ~ pegawai; 3 orang yg pekerjaannya (profesinya) membuat barang kerajinan;
peng·ra·jin n perajin;
ke·ra·jin·an n 1 perihal rajin; kegiatan; kegetolan: engkau tidak dapat menyamainya dl hal ~; 2 barang yg dihasilkan melalui keterampilan tangan (spt tikar, anyaman, dsb): anyaman bambu merupakan hasil ~ daerah itu; 3 perusahaan (kecil) yg membuat; barang-barang sederhana, biasa mengandung unsur seni;
~ rumah tangga usaha kecil-kecilan yg dikerjakan di rumah; ~ tangan pekerjaan tangan (bukan mesin)
source: kbbi3


Related Word(s)
kerajinan, merajinkan, pengrajin, perajin, rajin,

memperkuat ingatan

Mungkin anda adalah salah satu dari sekian banyak orang yang memiliki masalah pada ingatan. Ingatan yang semakin melemah biasanya di derita oleh usia paruh baya. Namun tidak sedikit pula usia remaja saat ini yang mengeluh-eluhkan tentang ingatannya yang melemah. Berdasarkan informasi yang saya terima dari beberapa sumber, mengatakan bahwa lemahnya ingatan dapat terjadi karena 2 hal, yaitu timbul dari sebuah penyakit yang bernama Alzheimer, dan ada pula yang timbul memang karena kita sendiri yang kurang berkonsentrasi.
Sedikit pengetahuan tentang Alzheimer itu sendiri yaitu salah satu penyakit yang digolongkan dalam kelompok demensia, atau yang dalam bahasa awam yang dikenal sebagai "pikun". Penyakit ini ditemukan pertama kali oleh Alois Alzheimer pada tahun 1906. Menurutnya, penyakit itu terjadi bukan karena gejala penuaan. Bahkan usia muda juga dapat terjangkit penyakit tersebut. Gejalanya yaitu pusing-pusing, lalu menjadi mudah lupa dan semakin lama memorinya akan hilang 100%. Dan menurutnya, metode untuk mengobati penyakit tersebut masih dalam kondisi sulit.
Sementara apabila lemahnya ingatan itu BUKAN terjadi karena Alzheimer (alami), berarti itu hanya dari diri anda saja yang memang kurang berkonsentrasi. Menurut saya, lemahnya ingatan terjadi karena penglihatan, pikiran dan perasaan yang saling berebut perhatian anda. Sehingga anda bingung untuk menangkap mana yang harus anda terima sebagai yang utama. Sebagai contoh:
"Linda ingin mengirimkan sebuah surat. Ketika dijalan, ia bertemu dengan teman lamanya yang dulunya pernah menyimpan rasa cinta padanya. Setelah lama berbicara, linda menanyakan beberapa biodata terbarunya dan mencatatnya di sebuah amplop surat yang kemudian di kantonginya. Lalu setelah kejadian itu Linda merasa bahagia hingga berjalan menuju sebuah taman. Dan setelah di taman ia tersadar, namun ia lupa apa yang sebenarnya sedang ingin dilakukan atau ditujunya?. Padahal sebenarnya hanyalah satu tujuan yaitu kantor pos."

Cerita tersebut menggambarkan bahwa lemahnya ingatan Linda terjadi karena penglihatan dia berubah (dari sebuah amplop menjadi ke teman), pikiran Linda berubah (dari jalan menuju kantor pos menjadi lebih memikirkan teman lamanya) dan perasaan Linda berubah (dari tanggung jawab atas surat menjadi rasa berbunga2 atas pertemuan tadi) sehingga semuanya terbagi-bagi.

Mungkin seperti itu salah satu contoh penyebab lemahnya daya ingat seseorang. Lalu bagaimana solusi yang tepat?. Menurut saya ada beberapa cara, diantaranya:
1. Sebelum mengerjakan sesuatu, meletakkan barang, membaca, berkendara, dll. Usahakan fokus dan katakan berulang kali bahwa "saya letakkan barang ini di atas TV, saya harus ke kantor pos itu, saya ingin membaca buku ini, dll". Sehingga itu menjadi sebuah sugesti yang dapat mengautkan konsentrasi dan daya ingat anda. Sehingga pikiran bawah sadar anda menangkap informasi untuk disimpan dan dapat dipanggil kapan saja sesuai yang anda inginkan. Dan saya yakin, daya ingat anda akan kembali membaik atau menguat.
2. Usahakan, catat kejadian saat ini sebelum anda melakukan kejadian yang akan datang. (contoh: anda mencatat halaman buku yg sedang anda baca sebelum mengangkat telepon pada waktu yang bersamaan). Hal ini secara tidak langsung akan memberikan sumbangan informasi berupa sugesti kepada pikiran bawah sadar anda. Dan anda akan menjadi orang yang terkontrol.
3. Jika ada waktu luang, latihlah otak / ingatan anda dengan menghitung cepat, mengingat-ingat kejadian 1 tahun terakhir atau apapun. Semakin berpacunya kinerja otak, maka semakin baik. Gunanya apabila anda suatu saat akan mengingat sesuatu, maka reflek untuk menghafal atau menyimpan informasinya sangat cepat.
3. Apabila langkah diatas belum juga berhasil, maka anda perlu melaksanakan self-hypnosis. (mengenai self-hypnosis, anda bisa baca di forum ini atau lewat berbagai media yang tepat).

Pada tekhik diatas bisa dilakukan oleh semua usia. Sehingga anda tidak perlu khawatir tentang usia atau penuaan anda. Saya sangat yakin, bahwa anda adalah orang yang sanggup untuk menaklukkan ingatan anda...
Semoga informasi dan tulisan saya diatas dapat bermanfaat bagi anda sekalian.
Untuk kritik dan saran atau tanggapan selalu saya terima dengan rasa bangga...

sekolah

Sekolah adalah sebuah lembaga yang dirancang untuk pengajaran siswa (atau “murid”) di bawah pengawasan guru. Sebagian besar negara memiliki sistem pendidikan formal, yang umumnya wajib. Dalam sistem ini, siswa kemajuan melalui serangkaian sekolah. Nama-nama untuk sekolah-sekolah ini bervariasi menurut negara (dibahas pada bagian Daerah di bawah), tetapi umumnya termasuk sekolah dasar untuk anak-anak muda dan sekolah menengah untuk remaja yang telah menyelesaikan pendidikan dasar.

Selain sekolah-sekolah inti, siswa di negara tertentu juga mungkin memiliki akses dan mengikuti sekolah-sekolah baik sebelum dan sesudah pendidikan dasar dan menengah. TK atau pra-sekolah menyediakan sekolah beberapa anak-anak yang sangat muda (biasanya umur 3-5 tahun). Universitas, sekolah kejuruan, perguruan tinggi atau seminari mungkin tersedia setelah sekolah menengah. Sebuah sekolah mungkin juga didedikasikan untuk satu bidang tertentu, seperti sekolah ekonomi atau sekolah tari. Alternatif sekolah dapat menyediakan kurikulum dan metode non-tradisional.

Ada juga sekolah non-pemerintah, yang disebut sekolah swasta. Sekolah swasta mungkin untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus ketika pemerintah tidak bisa memberi sekolah khusus bagi mereka; keagamaan, seperti sekolah Islam, sekolah Kristen, hawzas, yeshivas dan lain-lain, atau sekolah yang memiliki standar pendidikan yang lebih tinggi atau berusaha untuk mengembangkan prestasi pribadi lainnya. Sekolah untuk orang dewasa meliputi lembaga-lembaga pelatihan perusahaan dan pendidikan dan pelatihan militer.

Dalam homeschooling dan sekolah online, pengajaran dan pembelajaran berlangsung di luar gedung sekolah tradisional.

TERMINOLOGI
Kata sekolah berasal dari Bahasa Latin: skhole, scola, scolae atau skhola yang memiliki arti: waktu luang atau waktu senggang, dimana ketika itu sekolah adalah kegiatan di waktu luang bagi anak-anak di tengah-tengah kegiatan utama mereka, yaitu bermain dan menghabiskan waktu untuk menikmati masa anak-anak dan remaja. Kegiatan dalam waktu luang itu adalah mempelajari cara berhitung, cara membaca huruf dan mengenal tentang moral (budi pekerti) dan estetika (seni). Untuk mendampingi dalam kegiatan scola anak-anak didampingi oleh orang ahli dan mengerti tentang psikologi anak, sehingga memberikan kesempatan yang sebesar-besarnya kepada anak untuk menciptakan sendiri dunianya melalui berbagai pelajaran di atas.

Saat ini, kata sekolah berubah arti menjadi: merupakan bangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran.Sekolah dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah. Kepala sekolah dibantu oleh wakil kepala sekolah.Jumlah wakil kepala sekolah di setiap sekolah berbeda, tergantung dengan kebutuhannya. Bangunan sekolah disusun meninggi untuk memanfaatkan tanah yang tersedia dan dapat diisi dengan fasilitas yang lain.

Senin, 28 November 2011

Koleksi dan kumpulan SMS Motivasi dan SMS Ucapan Semangat dibawah ini cocok untuk dikirimkan ke teman, kerabat, keluarga atau pacar sekalipun. Nice info gan! Dengan mengirimkan kata-kata motivasi dan ucapan pembangkit semangat via SMS, siapa tahu kita bisa membantu membangkitkan semangat serta asa dari si penerima untuk tetap berjuang..
Berikut ini kumpulan SMS-nya.

"Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah keringkan tulang."

"Tulis dan pahat kebaikan yang kita terima di atas batu. Tulis kebaikan yang kita berikan di atas air.."

"Saya memang tidak dapat menghentikan hujan, tapi hujan tidak akan pernah dapat menghentikan semangat saya!"

"Hidupkanlah hidupmu dengan kehidupan yang menghidupkan. Jangan pernah patah semangat karena perjuangan Anda adalah keberhasilan Anda"

"If you can dream it, then you are able to do it - Jika Anda dapat memimpikannya, maka Anda dapat mewujudkannya"

"Kemenangan hanya diberikan kepada mereka yang terus berjuang dan berusaha, mereka telah tanpa sadar memantaskan dirinya untuk menerimanya"

"Jangan takut mengambil satu langkah besar bila memang dibutuhkan. Jurang tidak dapat diseberangi hanya dengan dua-tiga lompatan kecil."

definisi belajar menurut para ahli

# NASUTION
Belajar adalah menambah dan mengumpulkan sejumlah pengetahuan

# ERNEST H. HILGARD
Belajar adalah dapat melakukan sesuatu yang dilakukan sebelum ia belajar atau bila kelakuannya berubah sehingga lain caranya menghadapi sesuatu situasi daripada sebelum itu

# NOTOATMODJO
Belajar adalah usaha untuk menguasai segala sesuatu yang berguna untuk hidup

# AHMADI A.
Belajar adalah proses perubahan dalam diri manusia

# OEMAR H.
Belajar adalah bentuk pertumbuhan atau perubahan dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara berperilaku yang baru berkat pengalaman dan latihan

# CRONBACH
Belajar sebaik-baiknya adalah dengan mengalami dan dalam mengalami itu menggunakan panca indranya

# WINKEL
Belajar adalah suatu aktivitas mental / psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilakn perubahan - perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, ketrampilan, dan sikap-sikap

# NOEHI NASUTION
Belajar adalah suatu proses yang memungkinkan timbulnya atau berubahnya suatu tingkah laku sebagai hasil terbentuknya respon utama, dengan syarat bahwa perubahan atau munculnya perilaku baru itu bukan disebabkan oleh adanya kematangan atau adanya perubahan sementara karena suatu hal

# SNELBECKER
Belajar adalah harus mencakup tingkah laku dari tingkat yang paling sederhana sampai yang kompleks dimana proses perubahan tersebut harus bisa dikontrol sendiri atau dikontrol oleh faktor-faktor eksternal

# WHITERINGTON
Belajar adalah suatu proses perubahan dalam kepribadian sebagaimana dimanifestasikan dalam perubahan penguasaan pola-pola respontingkah laku yang baru nyata dalam perubahan ketrampilan, kebiasaan, kesanggupan, dan sikap

definisi berbagi

Indonesian to English
share

Indonesian to Indonesian (kbbi)
1. membagi sesuatu bersama;
2. membagi diri; bercabang;

Related Word(s)
bagi, sebagian, kebagian, pembagian, pembagi, bagian, terbagi, membagi-bagikan, membagi, berbagi,

do'a menghindari malas

Malas itu biang penyakit, biang kebodohan, biang kemiskinan, biang kemunduran, biang minder, biang kekalahan & biang pnderitaan.

Tanda orang munafik malas ibadah, terutama sholat (QS4:142), karena itu Rasul mengajarkn doa agar terhindar dari malas, "Allahumma inny audzubika minal azji wal kasali", "Ya ALLAH hamba berlindung kepada-MU dari lemah fisik & malas". "Sesungguhnya ALLAH mencintai orang beriman "Almutaharik" semangat kerja dan ibadah".

Kamis, 24 November 2011

belajar yg efektif

cara belajar efektif beberapa diantaranya
waktunya harus ter jadwal,waktu main,belajar,istirahat,harus teratur,makan juga teratur,lalu pelajaran itu tidak perlu di hafal cuma pelajaran itu harus kita pahami.
niatnya juga harus kuat, ikhlas, dan niatkan pula sbg ibadah yaaaa, biar dapet pahala.belajar fokus,jangan dibiasakan belajar sambil pegang hp, karna keinginan utk buka sms/ semacamnya itu lebih besar daripada keinginan utk belajar.
sebenarnya masih banyak lagi, tapi segitu dulu ya....

ingatan

baca al qur'an itu bisa melatih daya ingat kita, karena kita melihatnya,mengucapkannya,dan mendengarnya.

Senin, 14 November 2011

blog pertamaku

lewat blog ini saya harap kita bisa berbagi pengetahuan, cerita, pengalaman, dan bertukar pendapat.
dan semoga blog ini dapat bermanfaat.